Masuki Batch Ketiga, Universitas Narotama Perkuat Kerja Sama INTENSE Program melalui Pembekalan Mahasiswa Studi ke Taiwan
14 Agustus 2026, 10:30:58 Dilihat: 133x

Universitas Narotama (UNNAR) turut berpartisipasi dalam kegiatan penyambutan, pembekalan, sekaligus pelepasan mahasiswa peserta INTENSE Program Batch 3 yang akan melanjutkan studi di Taiwan. Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan jejaring kerja sama antara perguruan tinggi di Jawa Timur, International Talent Circulation Base (INTACT) Surabaya, serta Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Surabaya.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menyambut David Lin, Direktur Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Surabaya yang baru menjalankan penugasan di Surabaya. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa peserta INTENSE Program memperoleh pembekalan sekaligus dukungan secara simbolis sebelum keberangkatan mereka ke Taiwan.

Kepala Subdirektorat Kerja Sama Universitas Narotama, Ani Wulandari, S.S., M.M, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki arti penting dari perspektif penguatan hubungan kelembagaan dan jejaring internasional.

“Acara tersebut bermanfaat untuk expanding network, karena kita dapat mempererat hubungan dengan mitra terkait dalam program ini. Kita juga dapat berkoordinasi secara langsung dengan teman-teman INTACT selaku agensi pendidikan resmi dari pemerintah Taiwan di Surabaya yang selama ini sudah bekerja sama hampir tiga tahun dengan kita dalam mengelola program INTENSE,” ujar Ani.

Menurutnya, keberadaan TETO juga memiliki peran strategis bagi mahasiswa peserta program, khususnya dalam proses administrasi keberangkatan ke Taiwan. TETO menjadi salah satu pihak yang menangani proses visa mahasiswa sehingga komunikasi dan jejaring yang telah terbangun diharapkan dapat mendukung kelancaran proses tersebut.

“Ketika kemudian kita sudah punya network dengan TETO, suara kita masih bisa lebih didengar apabila terdapat kendala dalam proses administrasi, termasuk pengurusan visa,” jelasnya.

Sebanyak lima mahasiswa Universitas Narotama dari Program Studi Teknik Sipil berhasil lolos seleksi INTENSE Program Batch 3 untuk melanjutkan studi di Taiwan. Kelima mahasiswa tersebut adalah Ariyan Hendarto (03123003), Amirul Mukmin (03123030), Tito Kurniayawan (03123034), Mibtaii Dzuhrian Sahbani (03123050), dan Muhammad Khakim Alyiansyah (03123048).
Secara keseluruhan, kegiatan tersebut diikuti oleh 73 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur yang mengikuti INTENSE Program melalui sejumlah skema, antara lain Double Degree, Double Degree plus Internship, Postbaccalaureate, dan skema lainnya.

Partisipasi Universitas Narotama pada Batch 3 sekaligus menunjukkan keberlanjutan keterlibatan dalam program pengembangan talenta internasional tersebut.

Ani menjelaskan bahwa pada tahun ketiga pelaksanaan program, terdapat sejumlah penyesuaian kebijakan dari perguruan tinggi yang tergabung dalam program. Penyesuaian tersebut turut berdampak pada proses seleksi mahasiswa, termasuk metode wawancara dan persyaratan yang harus dipersiapkan oleh peserta.

“Alhamdulillah, dari Universitas Narotama untuk Batch 3 ini masih ada sekitar lima mahasiswa yang diterima untuk INTENSE Program di Taiwan,” ungkapnya.

Pada pelaksanaannya tahun ini, Universitas Narotama juga memperluas keterlibatan program pada sejumlah skema. Di Fakultas Ilmu Komputer, misalnya, mahasiswa memiliki ketertarikan terhadap skema magister, sedangkan pada bidang Teknik Sipil tersedia pilihan skema Double Degree maupun Postbaccalaureate. Selain itu, skema Double Degree juga berkembang dengan tambahan kesempatan internship. 

Bagi Universitas Narotama, kegiatan penyambutan dan pembekalan tersebut tidak hanya menjadi seremoni pelepasan mahasiswa, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dengan mitra internasional.

Kerja sama dengan INTACT Surabaya telah berjalan hampir tiga tahun, antara lain dalam mendukung pelaksanaan INTENSE Program dan penguatan kemampuan bahasa Mandarin mahasiswa. INTACT juga menyediakan pembelajaran bahasa Mandarin bagi mahasiswa, baik secara luring maupun daring, sebagai salah satu bagian penting dalam persiapan mengikuti program.

“Di INTACT mereka juga menangani kursus Mandarin. Jadi memastikan penguasaan bahasa Mandarin mahasiswa sebelum mereka mengikuti interview itu menjadi lebih baik. Apalagi untuk teman-teman yang S2, mereka sudah harus mempunyai sertifikat A2 dari Indonesia,” tutur Ani.

Sementara itu, keterlibatan TETO dinilai memberikan nilai strategis tersendiri karena lembaga tersebut berkaitan langsung dengan proses administrasi keberangkatan mahasiswa, termasuk pengurusan visa.

Dukungan TETO yang ditunjukkan melalui kehadiran dan pembekalan kepada para mahasiswa peserta program menjadi bentuk validasi sekaligus dukungan terhadap keberlanjutan program.

Universitas Narotama menargetkan agar partisipasi mahasiswa dalam INTENSE Program dapat terus meningkat pada batch berikutnya. Ani menegaskan bahwa peningkatan jumlah peserta membutuhkan sinergi antara Direktorat Kerja Sama dan fakultas.

“Kita akan memperbanyak sosialisasi dan koordinasi kepada pihak fakultas, karena teman-teman di fakultas lebih memahami talenta-talenta mahasiswa yang dapat mengikuti seleksi INTENSE Program,” jelasnya.

Selain sosialisasi, Direktorat Kerja Sama juga memberikan pendampingan sejak mahasiswa mendaftarkan diri hingga mempersiapkan keberangkatan. Pendampingan tersebut mencakup coaching wawancara, penyusunan CV, motivation letter, study plan, pengurusan visa, medical check-up, hingga pendampingan proposal riset bagi mahasiswa yang mengikuti skema tertentu.

Pendekatan tersebut dilakukan agar mahasiswa tidak hanya memperoleh informasi mengenai program, tetapi juga memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi proses seleksi.

“Dari sisi coaching pasti kita buat praktikal, karena kita sudah mengetahui tipe interview-nya seperti apa. Kita arahkan sesuai dengan metode interview yang ada supaya peluang mereka untuk diterima lebih besar,” kata Ani.

Ia menambahkan bahwa untuk skema yang mensyaratkan proposal riset, Direktorat Kerja Sama akan menjembatani mahasiswa dengan dosen di fakultas agar dapat menyusun proposal riset yang lebih baik.

Ani berharap mahasiswa Universitas Narotama dapat memanfaatkan kesempatan mengikuti program internasional sebagai bagian dari perencanaan masa depan akademik dan profesional.

“Masa depan itu dirancang, bukan go with the flow. Jadi ketika ada kesempatan seperti ini jangan disia-siakan,” pesannya.

Menurutnya, INTENSE Program memberikan peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik sekaligus pengalaman kerja internasional. Pada salah satu skema, mahasiswa dapat menjalani masa studi selama satu tahun, dilanjutkan dengan masa magang dan kesempatan bekerja sesuai ketentuan program.

Ke depan, Universitas Narotama berharap animo mahasiswa terhadap program tersebut semakin meningkat. Penguatan kemampuan bahasa Mandarin, persiapan akademik, serta pendampingan intensif dari Direktorat Kerja Sama diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dan daya saing mahasiswa dalam mengikuti proses seleksi.

Bagi Universitas Narotama, keberlanjutan partisipasi dalam INTENSE Program bukan hanya mengenai jumlah mahasiswa yang berhasil berangkat ke Taiwan, tetapi juga mengenai bagaimana kerja sama internasional dapat memberikan akses yang lebih luas terhadap pengalaman akademik, jejaring profesional, serta peluang pengembangan karier bagi mahasiswa.

Share:

UN Videos

Wisuda Sarjana Ke 60 dan Magister Ke 48 Universitas Narotama | 4 Oktober 2025.
Wisuda Sarjana Ke 58 dan Magister Ke 46 Universitas Narotama | 26 Oktober 2024
Rapat Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Sarjana ke - 56 dan Magister ke - 44

UN Cooperation

De Montfort Leicester University Alexandria University Chiang mai university Derby University
 
Essex I Coe Rel UTHM ICOGOIA University Malaysia PAHANG Universiti Utara Malaysia
 
National University Kaohsiung Taiwan Politeknik Sultan Mizan Zainal Abidin Prince Sultan University Quest Nawab Shah Pakistan Universiti Teknologi MARA
 
Universiti Kebangsaan Malaysia Universiti Malaysia Kelantan Universiti Malaysia Perlis Universiti Zainal Abidin Universiti Sains Malaysia
 
Universiti Pendidikan Sultan Idris Erasmus

 

INTAKINDO PT. Aria Jasa Konsultan Bumi Harmoni Indoguna Cakra Buana Consultan Ciria Jasa Consultant
 
Internasional Peneliti Sosial Ekonomi Teknologi PT. Jasa Raharja NOKIA INKINDO MASKA
 
Surabaya TV PT. Amythas General Consultant
 
       

 

Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia IT Telkom Surabaya Institut Aditama Surabaya Institut Teknologi Nasional Malang
 
Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya Politeknik Negeri Malang Universitas Pakuan Universitas Nasional Kualita Pendidikan Indonesia
 
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Politeknik Negeri Bali Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan
 
Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul `Ula Nganjuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Anwar Mojokerto STIE NU Trate Gresik Sekolah Tingi Ilmu Ekonomi Widya Gama Lumajang Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan Surabaya
 
STIE Pemuda STIKOSA STKIP PGRI Bangkalan STKIP PGRI Jombang STKIP PGRI Sidoarjo
 
STT Pomosda Nganjuk UINSA Universitas Mercu Buana Universitas Airlangga Universitas Darul `Ulum Jombang
 
Universitas Negeri Surabaya Universitas Brawijaya Malang Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya UNIPDU
 
UNISLA UNISMA Universitas 45 Bekasi Universitas Dr.Soetomo UNITRI
 
Universitas 45 Surabaya Universitas Bondowoso Universitas Islam Madura Pamekasan Universitas Jember Universitas Maarif Hasyim Latif
 
Universitas Madura Universitas Merdeka Surabaya Universitas Bina Darma Universitas Wijaya Putra Universitas Padjajaran
 
Universitas Muhammadiyah Malang Universitas Muhammadiyah Papua Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Universitas Muhammadiyah Surabaya Universitas Negeri Malang
 
Universitas Islam Raden Rahmat Universitas Widyagama Malang Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya UWIKA Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
 
UNIVERSITAS SUNAN BONANG TUBAN Universitas 17 Agustus Surabaya UNUGIRI Bojonegoro Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
 
Akademi Pariwisata Majapahit  

 

Copyright (c) 2026 by UN | Universitas Narotama, All Rights Reserved.